20 April 2019

Belum punya akun? Silahkan mendaftar

Hari Tergelap di Swedia, Masjid Diberondong ketika Salat Jumat


Hari Tergelap di Swedia, Masjid Diberondong ketika Salat Jumat
Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern

KLIKKALTIM.COM - Jumat berdarah di Kota Christchurch, Selandia Baru. Seorang pria dilaporkan melepaskan tembakan ke sebuah masjid yang sedang menggelar shalat Jumat hari itu. Beberapa orang dilaporkan tewas dalam insiden di Masjid Al Noor. Media lokal menyebutkan, enam orang tewas. Sementara, 7 News Brisbane melaporkan, ada 9 korban jiwa. Sementara polisi masih memburu penembak aktif tersebut.

"Situasi serius dan masih berkembang sedang terjadi di Christchurch dengan seorang penembak aktif," demikian pernyataan polisi, seperti diwartakan AFP.

"Polisi merespons dengan kemampuan penuh untuk mengatasi situasi, namun lingkungan masyarakat tetap berisiko sangat tinggi," lanjutnya.

Masjid Al Noor ramai dipenuhi jamaah yang melaksanakan ibadah shalat pada Jumat, 15 Maret 2019 itu, termasuk tim kriket asal Bangladesh. Seorang saksi mengatakan kepada stuff.co.naz, dia sedang shalat di masjid ketika dia mendengarkan suara tembakan. Dia juga melihat istrinya terbaring tak berdaya di trotoar jalan ketika melarikan diri.

Sementara, saksi lain melihat anak-anak juga ditembak. Yang lain mengaku mendengar suara tembakan dan empat orang terbaring di tanah. Komisioner polisi Mike Bush mengatakan semua sekolah di kota itu akhirnya ditutup sebagai langkah antisipasi atas insiden senjata api serius yang sedang berlangsung.

"Polisi mendesak siapa pun di pusat Christchurch untuk menjauh dari jalan dan melaporkan perilaku mencurigakan," katanya. Bangunan kota pusat, termasuk Kantor Sipil dan Perpustakaan Pusat, juga ditutup. Dewan kota menawarkan bantuan bagi orangtua yang mencari anak-anak, yang ikut dalam aksi protes perubahan iklim di dekatnya.

"Tolong jangan mencoba dan datang dan mengumpulkan anak-anak Anda sampai polisi mengatakan aman bagi orang untuk datang ke pusat kota," ujarnya. Baca juga: Korban Penembakan Bangun Saat Akan Dibawa ke Kamar Jenazah Tidak ada informasi resmi mengenai korban tetapi seorang juru bicara tim kriket Bangladesh mengatakan tidak ada pemain yang terluka.

"Mereka aman. Tapi secara mental mereka syok. Kami telah meminta tim untuk tetap berada di hotel," katanya. Dia mengatakan serangan itu terjadi ketika beberapa pemain Bangladesh turun dari bus dan akan memasuki masjid. 



Reporter : Marki/Kompas.com    Editor : Marki



Comments

comments


Komentar: 0