•   25 February 2024 -

PT Laut Bontang Bersinar

Tipikor Polres Bontang Periksa secara Maraton Direktur dan Manajemen PT LBB 

Bontang - M Rifki
24 November 2023
Tipikor Polres Bontang Periksa secara Maraton Direktur dan Manajemen PT LBB  Kantor PT LBB di Pelabuhan Loktuan/Dok Klik Kaltim

KLIKKALTIM.COM- Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satuan Resort Kriminal Polres Bontang memeriksa direksi dan manajemen PT Laut Bontang Bersinar (LBB) secara maraton. 

Mereka dipanggil bergiliran untuk dimintai klarifikasi atas pengelolaan aset milik daerah, Pelabuhan Loktuan.

Kapolres Bontang AKBP Yusep Dwi Prasetiya mengatakan, pemanggilan itu untuk mengklarifikasi sejumlah isu atas pengelolaan Pelabuhan Loktuan. 

"Dasarnya kita punya kegiatan klarifikasi. Kalau ada bahan keterangan yang didapat baru kita panggil. Belum ada tindaklanjut ini," ucap Kapolres Yusep kepada klikkaltim, Kamis (23/11/2023).  

Baca Juga : Direktur Perumda AUJ Buka-Bukaan Sengkarut PT LBB: Pekerja Overload, Banyak Titipan

Lebih lanjut, selain direksi dan manajemen PT LBB nantinya ada pemanggilan lanjutan dari pihak-pihak yang bersangkutan. Karena untuk mengurai persoalan yang didapat. 

Pun demikian, Kapolres Yusep belum merincikan materi pemeriksaan kepada direksi dan manajemen.  

"Saya belum tahu info lanjutan. Pemanggilan dilakukan beberapa waktu secara bergantian," sambungnya. 

Baca Juga : Direktur dan 2 Manager PT LBB Diperiksa Tipikor Polres Bontang, Komisaris Perusahaan Angkat Bicara

Sumber Klik Kaltim yang mengetahui soal kejadian ini mengaku pemanggilan ini dilatarbelakangi adanya pengeluaran PT LBB yang tidak tercatat dalam nota keuangan. 

"Itu mereka dipanggil karena ada pengeluaran tidak tercatat. Semisal pinjamam modal Rp3 miliar yang rutin disetor setiap bulan," ucap sumber Klik Kaltim. 

Baca Juga : Carut Marut PT LBB, Andi Faiz Cecar Dewas Perumda AUJ

Dikonfirmasi terpisah, Humas PT LBB Udin Mulyono turut membenarkan adanya pemanggilan manajemen perusahaan. 

Adapun para manajemen yang dipanggil ialah Direktur Lien Sikin, kedua yang dipanggil Manager Operasional Jack, dan ketiga Manager Keuangan Lasmi. 

"Iya ada pemanggilan. Tapi saya heran ini kan LBB tidak pakai APBD. Murni bisnis to bisnis. Kenapa Polisi malah mau minta klarifikasi dasarnya apa," ucap Udin Mulyono. 

Sementara Klik Kaltim berusaha menghubungi Direktur PT LBB namun belum mendapatkan respons hingga berita ini diterbitkan.




TINGGALKAN KOMENTAR