•   07 July 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Besar Pasak Daripada Tiang; Rustam Minta Jam Operasional Videotron Dibatasi

Advertorial - Asriani
06 Juli 2026
 
Besar Pasak Daripada Tiang; Rustam Minta Jam Operasional Videotron Dibatasi Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Rustam.

BONTANG - Biaya operasional tak sebanding dengan dengan pendapatan yang dihasilkan, Ketua Komisi B DPRD Kota Bontang, Rustam mengusulkan memasang pengaturan jam operasional videotron saat tak ada penyewa iklan tekan tagihan listrik. 

Hal itu disampaikan, menyusul minimnya pemanfaatan sejumlah videotron yang tersebar di beberapa titik di Kota Bontang. 

Menurutnya, videotron tidak perlu menyala selama 24 jam penuh. Pada jam-jam sepi, terutama dini hari, layar elektronik tersebut bisa dimatikan secara otomatis untuk menghemat konsumsi listrik.

“Kalau pukul satu malam misalnya sudah sepi, ya dimatikan saja. Makanya saya minta dipasang timer supaya tidak hidup terus," kata Rustam, Senin (22/6/2026).

Politisi Golkar ini menyebut, biaya listrik untuk pengoperasian videotron selama 10 jam bisa mencapai sekitar Rp2,5 juta. Karena itu, pengaturan waktu operasional dinilai penting agar pengeluaran tidak membengkak.

Selain mengusulkan pemasangan timer, Rustam juga meminta pemerintah menghentikan rencana penambahan videotron baru. Sebab, sejumlah titik yang ada saat ini dinilai sudah cukup mewakili kawasan strategis di Kota Bontang.

“Selamat Datang Bontang sudah ada, Simpang Empat Loktuan ada, Al-Hijrah ada, Terminal Bontang Kuala juga ada. Spot-spot penting sudah terisi,” tegasnya.

Ia menilai, tantangan saat ini bukan lagi menambah fasilitas, melainkan memaksimalkan pemanfaatan videotron yang telah tersedia.

Memaksimalkan dengan cara lebih aktif memasarkan jasa penyewaan videotron kepada kalangan dunia usaha dan perusahaan yang beroperasi di Kota Bontang.

“Sekarang tugasnya menjadi marketing, mencari orang yang memakai jasa videotron. Jangan sampai aset yang sudah ada justru tidak maksimal dimanfaatkan,” tutup Rustam.






TINGGALKAN KOMENTAR