•   20 June 2024 -

5 OPD Penyelenggara Bimtek Terbesar di Pemkot Bontang; Guru, Sertifikasi TA hingga Majelis Taklim Jadi Peserta

Bontang - M Rifki
05 Juni 2024
5 OPD Penyelenggara Bimtek Terbesar di Pemkot Bontang; Guru, Sertifikasi TA hingga Majelis Taklim Jadi Peserta Salah satu pelaksanaan Bimtek di Kota Bontang/Dok Klik Kaltim

KLIKKALTIM.COM- Program Bimbingan Teknis (Bimtek) yang menerima guyuran anggaran Rp 54 miliar tahun ini tersebar merata di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Dari hasil penelusuran Klik Kaltim ada 5 OPD dengan kegiatan Bimtek paling besar di lingkungan Pemkot Bontang. 

Jumlah kegiatan Bimtek mengacu Sistem Informasi Rencana Umum berbasis web (Sirup) LKPP Pemkot Bontang sebanyak 222 item. Dari total kegiatan itu 57 diselenggarakan di 5 OPD diantaranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud); Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporaparekraf);  Sekretariat Daerah Pemkot Bontang; Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUKMPP) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota (PUPRK). 

Anggaran Bimtek paling besar berada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang dengan nilai anggaran Rp 7,9 miliar. Pagu anggaran Bimtek tertuang dalam 7 kegiatan.  

Baca Juga : Anggaran Bimtek Senilai Rp 54 Miliar, Pemkot Bantah untuk Kepentingan Politis

Sekretaris Disdikbud Bontang Saparudin mengatakan, pelaksanaan Bimtek dilakukan untuk memenuhi kewajiban 20 jam pelajaran bagi ASN. 

ASN di Disdikbud merupakan guru dan tenaga pendidik. Bimtek pun tersebar. Baik misalnya di masing masing bidang. Semisal peningkatan mutu berada di bidang pendidikan dasar, serta bidang guru dan tenaga pendidik. 

Baca Juga : Dicecar 24 Pertanyaan oleh Bawaslu, Udin Mulyono Sengaja Minta Peserta Bimtek RT Rekam Biar Viral

Selanjutnya terkait peningkatan mutu untuk melaksanakan Kurikulum Merdeka. "Belum lagi kita juga perhatikan guru swasta. Kan Pemkot Bontang menaungi dari PAUD, TK, SD, dan SMP. Baru ada peningkatan SDM untuk ASN kan harus mendapat 20 jam tambahan jam pelajaran," ucap Saparudin kepada Klik Kaltim. 

Di posisi kedua, Disporaparekraf yang membelanjakan anggaran Rp4,5 miliar untuk Bimtek. Namun, saat dikonfirmasi, Kepala Disporaparekraf Rafidah tak menjawab pesan yang dikirimkan wartawan. 

Baca Selanjutnya : Kelompok Majelis Taklim Ikut Bimtek....






TINGGALKAN KOMENTAR