•   22 October 2026 -

PT. Borneo Pariwara Mandiri

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Buru Pelaku, Polres Investigasi Pencemaran Minyak di Pulau Beras Basah

Bontang - M Rifki
21 Oktober 2026
 
Buru Pelaku, Polres Investigasi Pencemaran Minyak di Pulau Beras Basah Tumpahan minyak mencemari perairan dan pasir di Pulau Beras Basah. (dok)

BONTANG – Polres Bontang menelusuri dugaan pencemaran lingkungan di perairan Pulau Beras Basah pada Oktober 2026. Penelusuran itu dilatarbelakangi informasi dugaan limbah oli dan minyak di sepanjang perairan destinasi wisata tersebut.

Kapolres Bontang AKBP Anak Agung Gede Wibowo melalui Waka Polres Kompol Awan Kurnianto mengatakan, pihaknya telah meminta Satpolairud untuk melakukan penelusuran. Personel akan dikerahkan untuk melakukan investigasi.

Terlebih, dugaan pelanggaran lingkungan ini merupakan delik umum, yang artinya polisi tidak perlu menunggu laporan resmi untuk melakukan penyelidikan.

"Sudah kami tindak lanjuti. Personel akan menelusuri," ucap Kompol Awan Kurnianto.

Polisi juga akan meminta keterangan warga sekitar, termasuk para pedagang di Pulau Beras Basah, untuk menggali asal-usul limbah tersebut.

"Mungkin butuh waktu untuk itu. Tapi kami akan tindak lanjuti," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang, Muhammad Sahib, meminta pemerintah melaporkan secara resmi dugaan kejahatan lingkungan yang menyebabkan perairan Pulau Beras Basah tercemar kepada polisi.

Menurutnya, langkah penegakan hukum harus ditempuh untuk menjerat pelaku yang diduga menjadi dalang kerusakan lingkungan di destinasi wisata tersebut.

Apalagi, dugaan pencemaran itu menyebabkan perairan Beras Basah terkontaminasi minyak. Selain itu, kandungan logam berat yang terdeteksi juga berpotensi mengancam biota laut.

"Buktinya sudah kuat. Tinggal Wali Kota atau DLH melapor resmi ke polisi. Harus ditindaklanjuti. Biar perusahaan yang lakukan dugaan pencemaran bisa dihukum," ucap politikus NasDem itu kepada Klik Kaltim. (*)






TINGGALKAN KOMENTAR