•   13 October 2026 -

PT. Borneo Pariwara Mandiri

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

HUT ke-27 Bontang Digelar Sederhana: Tanpa BCC dan Pawai Budaya, Neni Janjikan TPP ASN Aman

Bontang - M Rifki
12 Oktober 2026
 
HUT ke-27 Bontang Digelar Sederhana: Tanpa BCC dan Pawai Budaya, Neni Janjikan TPP ASN Aman Wali Kota Bontang Neni Moernaeni saat memimpin upacara peringatan HUT ke-27 Kota Bontang di halaman Kantor Wali Kota, Kelurahan Bontang Lestari. (Klik Kaltim)

BONTANG – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Bontang pada Senin (12/10/2026) berlangsung sederhana di halaman Kantor Wali Kota Bontang, Kelurahan Bontang Lestari.

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang diramaikan berbagai kegiatan, peringatan tahun ini hanya diisi dengan upacara secara sederhana. Keterbatasan anggaran membuat dua agenda rutin, yakni Bontang City Carnival (BCC) dan Pawai Budaya, terpaksa ditiadakan.

Wali Kota Bontang Neni Moernaeni menyampaikan permohonan maaf karena sejumlah agenda yang biasanya memeriahkan hari jadi Kota Taman itu tidak dapat dilaksanakan. Keputusan tersebut diambil menyusul kondisi keuangan daerah yang tengah mengalami turbulensi.

Dalam peringatan kali ini, Pemerintah Kota Bontang mengusung tema “Bontang Berbenah, Bertumbuh, dan Berdampak”. Tema tersebut menjadi refleksi arah pembangunan daerah agar terus berbenah, meningkatkan kualitas pemerintahan, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Berbenah dimaknai sebagai upaya mengevaluasi seluruh program yang telah berjalan. Sementara bertumbuh berarti memperkuat tekad dan meningkatkan kualitas pemerintah daerah sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi masyarakat.

Adapun berdampak menegaskan bahwa setiap proses pembangunan harus memberikan manfaat nyata. Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari capaian program, tetapi juga dari perubahan positif yang dirasakan masyarakat dan keberlanjutan manfaatnya.

“Roda pemerintahan harus bergerak. ASN harus bekerja. Mereka tidak hanya bertugas secara administrasi. Tapi juga harus bisa menyelesaikan persoalan. Kami sampaikan ini HUT meski berjalan sederhana tapi tidak meninggalkan subtansi,” ucap Neni.

Di tengah keterbatasan anggaran, Neni juga menyampaikan komitmennya untuk menjaga kesejahteraan aparatur sipil negara (ASN). Ia menjanjikan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tidak dipangkas pada 2027 mendatang.

Di sisi lain, Neni menyebut Bontang telah menorehkan sejumlah prestasi sepanjang 2026. Capaian tersebut antara lain penurunan angka stunting, pengangguran, dan kemiskinan. Di bidang pemerintahan, Kota Bontang juga meraih sejumlah penghargaan.

Meski demikian, ia mengingatkan agar berbagai capaian tersebut tidak membuat seluruh pihak berpuas diri. Prestasi yang diraih harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Prestasi yang dihasilkan ini tidak boleh membuat seluruh pihak berpuas diri. Jadikan prestasi ini sebagai semangat untuk terus bekerja,” sambungnya. (*)






TINGGALKAN KOMENTAR