Seleksi Sekda Bontang Mengerucut Jadi 6 Nama, Pekan Depan Asesmen di Yogyakarta
Pelantikan pejabat di lingkungan Pemkot Bontang (Klik Kaltim).
BONTANG – Tahapan seleksi calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bontang sudah mengerucut menjadi 6 calon. Hanya saja, nama calon pejabat yang lolos masih dirahasiakan. Alasannya karena berdasarkan arahan dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
Pj Sekretaris Daerah Kota Bontang Akhmad Suharto mengatakan, 6 pejabat terpilih ini akan mengikuti asesmen yang berlangsung pada 27-28 Agustus di Yogyakarta.
Proses asesmen nantinya akan melibatkan tim dan asesor dari Pemprov setempat. Usai asesmen dilakukan, Tim Manajemen Talenta Pemkot Bontang akan memilih 3 nama besar berdasarkan hasil asesmen.
“Kalau sistem Manajemen Talenta ini memang berjalan semi tertutup. Jadi dari 6 besar sampai 3 besar, nama-nama pejabat kami simpan untuk internal,” ucap Akhmad Suharto.
Target proses seleksi ini rampung pada Oktober 2026 mendatang. Mengingat jabatan Sekda diketahui akan kosong dalam waktu dekat karena Akhmad Suharto telah masuk masa purna tugas.
“Segera akan dilantik. Kami juga maraton melakukan seleksi. Sembari surat permohonan pelantikan juga sedang diurus ke Kemendagri,” sambungnya.
Sebelumnya diberitakan, seleksi Sekretaris Daerah Kota Bontang dipastikan berlangsung transparan menggunakan sistem Manajemen Talenta yang berlangsung selama dua bulan ke depan.
Wali Kota Bontang Neni Moernaeni mengaku akan memilih kandidat yang sesuai dengan kompetensi dan hasil penilaian tim seleksi.
Salah satu syarat utama yang perlu dipenuhi ialah tegak lurus dengan arahan serta menjalankan program prioritas. Apalagi tugas Sekretaris Daerah sangat krusial dalam memastikan APBD Bontang bisa dialokasikan ke program strategis.
“Saya akan pilih 1 yang terbaik dari yang sudah disodorkan nama dari tim. Pemilihan akan transparan sesuai kompetensi,” ucap Neni kepada awak media.
Diketahui, tahapan pemilihan Sekda saat ini telah masuk asesmen. Sebanyak 15 kepala dinas mengikuti tahapan seleksi tersebut. Mereka diundang karena telah memenuhi kualifikasi, di antaranya telah berada di box 7, 8, dan 9 atau pegawai yang dianggap potensial.
Proses seleksi Sekda harus dilakukan mengingat pejabat saat ini akan memasuki masa purna tugas atau pensiun. Target pelantikan akan dilakukan pada Oktober 2026.
“InsyaAllah semua berjalan sesuai prosedur,” sambungnya.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: