•   24 August 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

SPPG Regional Kaltim Stop Operasi 2 Dapur yang Sebabkan 83 Orang Keracunan MBG

Bontang - M Rifki
23 Agustus 2026
 
SPPG Regional Kaltim Stop Operasi 2 Dapur yang Sebabkan 83 Orang Keracunan MBG Murid menyantap sajian Makanan Bergizi Gratis (Dok)

BONTANG- Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Regional Kaltim akhirnya buka suara terkait insiden keracunan yang menyebabkan 83 orang menjadi korban.

Kepala SPPG Regional Bontang Surya Dwi Saputra mengatakan, sanksi yang diberikan ialah menutup dua dapur yang menjadi penyebab anak keracunan selama sebulan.

Dapur yang ditutup di antaranya SPPG Bontang Utara 2 di Jalan KS Tubun, Kelurahan Api-Api, dan Bontang Selatan 5 di Kelurahan Berebas Tengah.

Imbas penutupan dua dapur itu, sebanyak 5 ribu penerima manfaat tidak akan disuplai Makanan Bergizi Gratis (MBG) sampai evaluasi selesai dilakukan.

"Sanksi berupa pemberhentian dua dapur selama sebulan. Ini sudah keputusan yang diambil untuk evaluasi sistem pengelolaan MBG. Kami juga meminta maaf atas insiden tersebut," ucap Surya melalui awak media Klik Kaltim.

Lebih lanjut, selain melakukan sampling makanan, SPPG Regional Kaltim masih menunggu hasil laboratorium untuk menguji air yang digunakan kedua dapur tersebut.

Badan Gizi Nasional (BGN) juga telah meminta Dinas Kesehatan Bontang untuk melakukan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) di setiap dapur.

"Kami akan berbenah. Mengevaluasi SOP serta memastikan bahan baku yang dipakai tidak lagi terkontaminasi bakteri," ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, bakteri Escherichia coli (E-Coli) ditemukan dalam hasil uji laboratorium menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Bontang.

Kepala Dinkes Bontang Toetoek Pribadi Ekowati menerangkan, bakteri tersebut ditemukan pada menu utama protein ayam suwir kemangi.

Hal itu mengindikasikan adanya pengelolaan makanan yang tidak sesuai dengan standar higiene sanitasi oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bontang Selatan 4, Kelurahan Berebas Tengah 3.

Dinkes menjelaskan, bakteri E-Coli umumnya dapat menyebabkan gejala keracunan bagi masyarakat. Terutama pada anak-anak yang daya tahan tubuhnya masih lemah.

"Bila bakteri ini ditemukan pada makanan matang seperti ayam suwir, maka dapat mengindikasikan adanya kontaminasi selama proses pengolahan, penyimpanan, distribusi, atau penyajiannya," ucap Toetoek.






TINGGALKAN KOMENTAR