•   21 August 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Cadangan Air Bontang Krisis; JAP Dorong Pemkot Pulihkan Hutan, Program Reboisasi di lahan Kritis

Kaltim - M Rifki
20 Agustus 2026
 
Cadangan Air Bontang Krisis; JAP Dorong Pemkot Pulihkan Hutan, Program Reboisasi di lahan Kritis Kondisi lahan usai dieksplorasi untuk galian C di wilayah Bontang Barat. (Dok)

BONTANG - Ancaman krisis air mulai terjadi di Bontang. WIlayah Kecamatan Bontang Barat paling terdampak saat ini. Cadangan air bawah tanah di musim kemarau sekarang tersisa 50 persen. 

Air bawah tanah di Bontang Barat bergantung dari daerah resapan di kawasan hutan lindung di sepanjang Bontang Barat hingga ke Bontang Lestari. Pembukaan lahan yang masif di sana menyebabkan resapan air hujan gagal menambah cadangan air bawah tanah. 

Anggota DPRD Bontang Joni Alla Padang menilai perlu adanya gerakan penanaman pohon untuk memulihkan wilayah eks tambang ilegal galian C dan pembukaan lahan secara sporadis. 

Ia mengusulkan agar ada kebijakan progresif tentang reboisasi, semisal menyinkronkan program penanaman pohon yang dipusatkan di lahan kritis. 

"Sekarang tidak lagi saling menyalahkan. Pemkot Bontang segera buat instruksi. Sentralkan program penanaman pohon ke lahan eks galian C," ucap Joni.

Lebih lanjut, Joni menilai langkah Perumdam Tirta Taman membatasi distribusi air untuk menangani krisis air merupakan kebijakan yang tepat. Kendati demikian, pemerintah diminta bergerak cepat dengan memetakan zona penanaman dan pemulihan lingkungan.

Hal itu dilakukan agar wilayah resapan air maupun kawasan hutan bisa kembali pulih. Politisi PDI Perjuangan ini juga menilai Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang dikelola Pemkot Bontang masih sangat terbatas.

Luasan area RTH yang dikelola pemerintah hanya sekitar 9,3 persen dari daratan. Sementara sisanya diharapkan berasal dari RTH yang dimiliki perusahaan serta kawasan hutan mangrove.

"Jangan tunggu krisis semakin parah. Anggaran CSR juga dipusatkan untuk pemulihan RTH. Kami yakin ini akan bermanfaat bagi generasi penerus," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, Perumdam Tirta Taman mulai membatasi distribusi air bersih kepada pelanggan sejak Senin (17/8/2026). Kebijakan ini dilakukan menyusul menurunnya pasokan air baku akibat kemarau panjang yang melanda Bontang.

Pasokan air di WTP Altra dan Kecamatan Bontang Barat bahkan turun hingga 50 persen. Kondisi tersebut membuat waktu distribusi harus dikurangi untuk menjaga ketersediaan air bagi pelanggan.

Direktur Perumdam Tirta Taman Suramin mengatakan, distribusi air untuk pelanggan di zona bawah saat ini hanya dilakukan selama 20 jam. Sementara pelanggan di zona atas hanya mendapatkan aliran air selama 4 jam.

"Kenapa zona atas hanya 4 jam karena di sana cuma 2 ribu pelanggan. Sementara zona bawah ada 20 ribuan pelanggan," ucap Suramin.






TINGGALKAN KOMENTAR