5.464 Pasien Triase Kuning Datang ke IGD Taman Husada Sepanjang Semester I
5.464 Pasien Triase Kuning Datang ke IGD Taman Husada Sepanjang Semester I
BONTANG – Kunjungan pasien kategori triase kuning menjadi yang terbanyak di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Taman Husada Kota Bontang sepanjang Januari hingga Juni 2026.
Dalam enam bulan tersebut, tercatat 5.464 kunjungan pasien triase kuning. Rinciannya, sebanyak 2.731 kunjungan terjadi pada triwulan pertama atau Januari hingga Maret, kemudian 2.733 kunjungan pada triwulan kedua atau April hingga Juni.
Kepala Ruangan IGD RSUD Taman Husada Kota Bontang, Sri Ariyani, menjelaskan bahwa kategori triase digunakan untuk menentukan tingkat kegawatan pasien sekaligus menetapkan prioritas penanganan saat berada di IGD.
Secara umum, terdapat empat kategori triase, yakni merah, kuning, hijau, dan hitam. Setiap kategori memiliki tingkat kegawatan dan prioritas penanganan yang berbeda.
Pada triwulan pertama, jumlah kunjungan triase kuning tercatat sebanyak 1.002 pasien pada Januari, 852 pasien pada Februari, dan 877 pasien pada Maret.
Pada periode yang sama, pasien triase hijau tercatat sebanyak 1.557 kunjungan, triase merah 105 kunjungan, dan triase hitam sebanyak 21 kunjungan.
Memasuki triwulan kedua, jumlah kunjungan triase kuning relatif stabil dengan 917 pasien pada April, 906 pasien pada Mei, dan 910 pasien pada Juni.
Sementara itu, kunjungan triase hijau pada April hingga Juni mencapai 1.302 pasien. Kemudian triase merah sebanyak 90 pasien dan triase hitam sebanyak 15 pasien.
Sri menerangkan, triase merah diberikan kepada pasien dengan kondisi sangat gawat dan mengancam nyawa sehingga membutuhkan penanganan segera.
Sedangkan pasien triase kuning membutuhkan penanganan cepat, tetapi kondisi klinisnya masih relatif stabil. Adapun triase hijau merupakan pasien dengan kondisi ringan yang masih memungkinkan untuk menunggu.
Sementara kategori triase hitam diberikan kepada pasien yang telah meninggal dunia atau tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan.
Menurut Sri, meskipun kondisi pasien triase kuning relatif stabil, penanganan tetap dilakukan dengan segera sesuai tingkat prioritas yang telah ditentukan melalui proses triase.
Penerapan sistem tersebut dilakukan untuk memastikan pasien mendapatkan penanganan sesuai tingkat kegawatan dan membantu petugas IGD menentukan prioritas pelayanan secara tepat.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: