ISPA dan Radang Paru-paru Masih Dominasi Kasus Anak di RSUD Taman Husada
Dokter Spesialis Anak RSUD Taman Husada Bontang, M Thoufik Hidayat.
BONTANG – Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan radang paru-paru masih menjadi penyakit yang paling banyak ditemukan pada pasien anak di RSUD Taman Husada Bontang. Kondisi tersebut terlihat dari pencatatan kasus yang dilakukan secara berkala oleh rumah sakit.
Dokter Spesialis Anak RSUD Taman Husada Bontang, M Thoufik Hidayat, mengatakan pola penyakit pada pasien anak dapat dipantau setiap bulan. Meski pada waktu tertentu terdapat penyakit lain yang mengalami peningkatan, ISPA dan radang paru-paru tetap menjadi kasus yang konsisten berada pada jumlah tinggi.
Menurutnya, peningkatan kasus penyakit tertentu seperti demam berdarah dengue (DBD) dapat terjadi pada periode tertentu. Namun, secara umum, infeksi saluran pernapasan masih menjadi keluhan yang paling sering dijumpai pada anak.
Thoufik menjelaskan, infeksi saluran pernapasan dapat disebabkan oleh virus maupun bakteri. Kondisi tersebut juga lebih mudah terjadi ketika daya tahan tubuh anak menurun, termasuk akibat asupan nutrisi yang tidak mencukupi.
Karena itu, kondisi kesehatan dan asupan makanan anak menjadi salah satu hal yang perlu diperhatikan orang tua untuk membantu menjaga daya tahan tubuh. Anak dengan kondisi tubuh yang lebih rentan berpotensi lebih mudah mengalami infeksi.
Di sisi lain, batuk dan pilek yang merupakan keluhan umum pada anak juga perlu mendapat perhatian. Keluhan tersebut tidak selalu menunjukkan kondisi yang berat, tetapi dapat berkembang menjadi infeksi yang lebih serius apabila tidak ditangani dengan tepat.
Thoufik menyebut, sebagian orang tua masih menganggap batuk dan pilek sebagai penyakit ringan sehingga memilih melakukan pengobatan sendiri atau menunggu kondisi anak membaik. Padahal, keterlambatan mendapatkan penanganan dapat menyebabkan anak datang ke fasilitas kesehatan dalam kondisi yang sudah lebih berat.
Ia mengimbau orang tua tidak mengabaikan keluhan batuk dan pilek, terutama apabila kondisi anak tidak kunjung membaik. Pemeriksaan oleh tenaga kesehatan diperlukan untuk memastikan penyebab penyakit sekaligus menentukan penanganan yang sesuai.
Menurutnya, penanganan sejak awal menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah infeksi saluran pernapasan berkembang menjadi kondisi yang lebih serius, termasuk radang paru-paru.
Dengan perhatian terhadap kondisi kesehatan, kecukupan nutrisi, serta penanganan yang tepat, risiko penyakit berkembang menjadi lebih berat pada anak diharapkan dapat ditekan.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: