•   15 September 2026 -

PT. Borneo Pariwara Mandiri

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Manajemen RSUD Bontang Umumkan Penerapan Layanan Kesehatan Baru di Klinik Bedah Saraf

Bontang - Redaksi
27 Juli 2026
 
Manajemen RSUD Bontang Umumkan Penerapan Layanan Kesehatan Baru di Klinik Bedah Saraf Gedung Angsana RSUD Taman Husada Bontang, di Jalan Letjen S Parman, Belimbing, Bontang Barat, Jumat (31/7). (Dok/Klikkaltim)

BONTANG – Manajemen RSUD Taman Husada Bontang menginformasikan, bagi seluruh pelanggan dan masyarakat, yakni Klinik Bedah Saraf bakal menerapkan sistem nurse station, mulai dari Senin (3/8/2026) pekan depan, di Lantai 3 Gedung Bengkirai, di Jalan Letjen S Parman, Belimbing, Bontang Barat.

Sistem nurse station ialah, sistem pelayanan di poliklinik yang menempatkan perawat sebagai titik pelayanan awal (front line) sebelum pasien bertemu dokter.

Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUD Taman Husada Bontang, Romi Rizka, mengatakan penerapan sistem tersebut dilakukan untuk menciptakan alur pelayanan yang lebih terintegrasi, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi pasien selama menjalani proses pemeriksaan.

“Penerapan sistem nurse station menjadi salah satu langkah rumah sakit dalam meningkatkan efektivitas pelayanan. Dengan sistem ini, pasien akan melalui tahapan pelayanan yang lebih terstruktur sehingga proses pemeriksaan dapat berlangsung lebih optimal,” kata Romi Rizka.

Dalam mekanisme yang baru, pasien terlebih dahulu melakukan pendaftaran dan memperoleh nomor antrean klinik, baik melalui layanan yang tersedia di rumah sakit maupun pendaftaran secara langsung (onsite).

Setelah mendapatkan nomor antrean, pasien diwajibkan melakukan verifikasi kehadiran melalui rekam sidik jari atau rekam wajah pada mesin klaster yang tersedia di lobi Gedung 1 maupun Gedung Angsana.

Selanjutnya, pasien menuju Nurse Station Lantai 3 Gedung Bengkirai sesuai tujuan pelayanan. Di lokasi tersebut, pasien akan menerima pelayanan awal keperawatan berdasarkan nomor antrean yang telah tercatat dalam sistem.

Apabila pasien belum berada di lokasi saat nomor antreannya dipanggil, sistem akan secara otomatis melanjutkan pemanggilan kepada nomor antrean berikutnya. Untuk memudahkan pemantauan, informasi pemanggilan pasien akan ditampilkan melalui televisi antrean yang tersedia di area klinik.

Setelah menyelesaikan proses pelayanan awal di nurse station, dokter spesialis bedah saraf akan memanggil pasien sesuai urutan nomor antrean yang telah terdaftar dalam sistem.

Apabila pasien tidak hadir setelah tiga kali pemanggilan, pelayanan akan dilanjutkan kepada nomor antrean berikutnya. 

“Namun demikian, pasien yang nomor antreannya terlewati tetap dapat melakukan konfirmasi kehadiran kepada petugas klinik agar mendapatkan arahan terkait proses pelayanan selanjutnya,” ungkapnya.

Ia mengimbau, agar seluruh pelanggan RSUD Bontang. Terkhusus, pasien Klinik Bedah Saraf, untuk memahami dan mengikuti alur pelayanan yang baru demi kelancaran proses pemeriksaan.

“Melalui penerapan sistem nurse station ini, kami berharap pelayanan di Klinik Bedah Saraf dapat berjalan lebih efektif, mengurangi waktu tunggu pasien, serta mendukung terciptanya pelayanan kesehatan yang profesional, aman, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat,” tandasnya. (Adv)






TINGGALKAN KOMENTAR