Pengunjung Bontang Kuala Protes karena Baut Motor Hilang, Padahal Sudah Bayar Uang Masuk
Pengunjung saat memotret lokasi parkir di halaman anjungan Bontang Kuala (Ist).
BONTANG - Pengunjung destinasi wisata Kelurahan Bontang Kuala mengaku kehilangan baut motor saat berkunjung pada Minggu (13/9/2026) sore.
Salah seorang pengunjung, Safurdin, mengaku beberapa baut motornya hilang. Momen itu pun disiarkannya di media sosial sebagai bentuk protes kepada pengelola tempat wisata.
Menurutnya, petugas seharusnya bisa menjaga dan mengawasi kendaraan pengunjung. Terlebih, pengunjung yang masuk ke lokasi tersebut membayar uang retribusi.
"Lumayan ada 4 biji monel hilang. Motor saya sudah pindah dari posisi awal. Harusnya dijaga dong. Ini banyak loh sudah korban," ucapnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disporapar-Ekraf) Eko Mashudi mengaku retribusi yang dibayarkan pengunjung merupakan karcis masuk tempat wisata.
"Kami tidak tarik biaya parkir. Hanya uang masuk tempat pariwisata. Untuk barang bawaan merupakan tanggung jawab masing-masing pengunjung," ucap Eko.
Lebih lanjut diketahui, di lokasi tersebut terdapat petugas keamanan yang berjaga. Kendati demikian, petugas patroli tidak hanya mengawasi area parkir.
"Nanti kami coba kroscek lagi. Petugas keamanan itu dibayar oleh pedagang yang patungan juga. Jadi mereka patroli tidak menetap di satu tempat," pungkasnya. (*)
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: