124 Hektare Hutan dan Lahan di Bontang Terbakar Sepanjang Tahun Ini, Setara dengan 174 Lapangan Sepak Bola
Kebakaran hutan dan lahan di kawasan Bontang Lestari. (dok)
BONTANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bontang mencatat sudah 124 hektare hutan dan lahan terbakar hingga Oktober 2026.
Luas lahan yang terbakar itu bahkan setara dengan 174 lapangan sepak bola berstandar FIFA. Kebakaran tersebut diduga dipengaruhi cuaca terik dan perbuatan manusia.
Kepala BPBD Kota Bontang, Usman, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Ismail Abdullah, mengatakan karhutla akan terus terjadi hingga musim kemarau panjang ini berakhir.
"Jumlahnya meningkat drastis, ada 76 kejadian. September dan Oktober bahkan tercatat paling banyak, yaitu 36 kejadian. Masih akan terus bertambah karena setiap hari ada saja yang terbakar," ucap Ismail.
Kawasan dengan luas kebakaran terbesar berada di Kelurahan Kanaan, tepatnya di Jalan Soekarno-Hatta. Di lokasi tersebut, lahan yang terbakar mencapai 23 hektare.
Petugas gabungan dari Disdamkartan, kepolisian, relawan, perusahaan, dan TNI pun berupaya semaksimal mungkin menangani karhutla. Kendala yang kerap dihadapi adalah perubahan arah angin. Kondisi tersebut membuat api cepat membesar, ditambah lahan yang dipenuhi ranting dan rumput kering.
"Ada informasi kami langsung datang. Bahkan bisa sampai lebih 12 jam petugas bekerja ekstra," sambungnya.
BPBD mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar karena dampaknya sangat merugikan. Bahkan, pelaku pembakaran secara sengaja dapat diproses secara hukum.
"Kalau ada yang kedapatan membakar dengan sengaja akan diproses hukum," pungkasnya. (*)
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: