Pusat Perbaiki Jalan Rusak di Tanjakan RSUD Bontang Pekan Depan, Masih Sebatas Tambal Sulam
Perbaikan jalan menggunakan material aspal dingin.
BONTANG – Permintaan Pemkot kepada pemerintah pusat melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim untuk memperbaiki Jalan rusak S Parman akhirnya. Kendati perbaikan hanya menggunakan metode tambal sulam.
Kabar itu disampaikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bontang Edy Prabowo. Kata dia, perbaikan nantinya dimulai dari Jalan S Parman, tepatnya dari Tugu Selamat Datang hingga Terminal KM 6. BBPJN Kaltim akan melakukan tambal sulam dengan metode patching. Metode itu merupakan perbaikan jalan secara cepat untuk menambal bagian yang berlubang, retak, atau terkelupas.
"Jadi kami sudah dapat kepastian pekan depan mulai dikerjakan. Aset itu merupakan jalan nasional. Kewenangan berada di sana," ucap Edy Prabowo.
Lebih lanjut, Pemkot Bontang mencatat titik jalan rusak di sepanjang S Parman sudah sangat memprihatinkan. Bahkan, tidak jarang Pemkot Bontang harus menambal berkali-kali jalan rusak tersebut.
Penambalan jalan dengan material aspal dingin juga dilakukan berdasarkan laporan warga. Pemkot tidak berkeinginan jalan rusak justru menjadi penyebab utama kecelakaan.
"Kalau ada keluhan pasti kami tindaklanjuti. Alhamdulillah, Pemerintah Pusat merespons untuk perbaikan meski secara parsial," tuturnya.
Sebelumnya diberitakan, Jalan S Parman di depan RSUD Taman Husada Bontang yang kerap dikeluhkan masyarakat akhirnya diperbaiki, Kamis (23/7/2026). Kendati, perbaikan hanya bersifat sementara menggunakan material aspal dingin.
Kepala Dinas PUPR Kota Bontang Edy Prabowo mengungkapkan bahwa perbaikan seharusnya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat sebagai pemilik aset.
Karena belum ada kejelasan, Pemkot berinisiatif melakukan perbaikan karena menerima banyak keluhan. Apalagi, jalan tersebut merupakan akses masyarakat menuju fasilitas kesehatan.
"Kalau menunggu pemerintah pusat belum ada kepastian juga. Jadi kami perbaiki saja memakai aspal dingin. Ini hanya untuk sementara," ucap Edy.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: