•   15 September 2026 -

PT. Borneo Pariwara Mandiri

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Data Fakir Miskin di Bontang Meningkat, AH Instruksikan Dinsos-PM Turun Lapangan Verifikasi Ulang

Bontang - M Rifki
15 September 2026
 
Data Fakir Miskin di Bontang Meningkat, AH Instruksikan Dinsos-PM Turun Lapangan Verifikasi Ulang Data Fakir Miskin di Bontang Meningkat, AH Instruksikan Dinsos-PM Turun Lapangan Verifikasi Ulang.

BONTANG - Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris meminta Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) memverifikasi ulang data penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Juli 2026 yang meningkat.

Agus Haris menilai membengkaknya angka fakir miskin ini disebabkan tidak berlapisnya pemantauan tim di lapangan.

"Kenapa bisa naik? Saya minta turun lagi ke lapangan segera," ucap Agus Haris.

Rencana aksi akan melakukan validasi di 15 kelurahan. Utamanya menyasar fakir miskin dengan jumlah 1.480 orang atau 824 kepala keluarga.

Bahkan, pada Agustus, data fakir miskin bertambah menjadi 2.089 orang. Angka itu belum termasuk satu kelurahan lagi yang masih dalam proses pelaksanaan pleno.

"Pekan depan harus dipastikan semua dicek. Jadi ini harus berlapis memang verifikasinya. Kita tidak mau warga miskin justru bertambah," sambungnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinsos-PM Ahmad Yani mengatakan proses pendataan dilakukan secara berjenjang. Mulai dari RT, kelurahan, kecamatan hingga ke Dinas Sosial.

Proses kurasi data pun dilakukan secara berlapis. Acuan penerima berdasarkan Surat Keputusan Wali Kota Nomor 100.3.3.3/227/DSPM/2025. Kemudian mengacu pada Peraturan Wali Kota Bontang Nomor 8 Tahun 2025 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Langsung Tunai Daerah.

Pada penerima BLT di Bontang, pemerintah memperluas jangkauan penerima manfaat. Di mana penerima sampai ke desil 5 atau warga rentan miskin.

"Nanti kami buat tim verifikasi untuk memastikan penerima manfaat. Pekan depan akan turun," ucap Ahmad Yani.

Sebelumnya diberitakan, jumlah warga kategori fakir miskin melejit di Kota Bontang. Dari hasil pencatatan terkini, total warga dengan status fakir miskin sebanyak 1.480 orang atau naik 52 persen dari data sebelumnya.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat (Dinsos-PM) Ahmad Yani menjelaskan, alasan data fakir miskin meningkat drastis karena metode pendataan yang diubah.

Sebelumnya, data hanya berbasis Kartu Keluarga atau KK, kini diubah menjadi visitasi rumah ke rumah.

"Benar ada tambahan. Data itu sudah diverifikasi. Kebanyakan dari kategori fakir miskin," ucap Ahmad Yani.






TINGGALKAN KOMENTAR