•   29 August 2026 -

PT. Borneo Pariwara Mandiri

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Layani Pengisian Beda Barcode, SPBU Tanjung Laut Disanksi Tak Bisa Jual Pertalite

Bontang - M Rifki
29 Agustus 2026
 
Layani Pengisian Beda Barcode, SPBU Tanjung Laut Disanksi Tak Bisa Jual Pertalite SPBU Tanjung Laut.

BONTANG – SPBU Tanjung Laut sempat dihentikan pasokan distribusi BBM Pertalite selama sepekan karena ditemukan pelanggaran oleh operator beberapa waktu lalu.

Perwakilan Pertamina, Rachman, mengatakan penghentian pasokan dilakukan karena operator ketahuan melayani pembelian Pertalite menggunakan barcode MyPertamina, tetapi tidak sesuai dengan jenis kendaraan.

Kebijakan sanksi tersebut diambil untuk menertibkan penyelewengan BBM subsidi kepada masyarakat.

"Seminggu kemarin kami hentikan karena operator melanggar," ucap Rachman.

Lebih lanjut, kebijakan sanksi tersebut saat ini telah dicabut. SPBU Tanjung Laut sudah kembali aktif menjual BBM Pertalite sejak Jumat (28/8/2026).

Diharapkan dengan kembali adanya alokasi penjualan BBM Pertalite di Tanjung Laut, antrean mengular di tiga SPBU lainnya dapat terurai.

"Per hari dipasok rata-rata 8 kiloliter," sambungnya.

Sebelumnya diberitakan, Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Tanjung Laut di Jalan Jenderal Soedirman terpantau tidak menjual BBM subsidi Pertalite sejak sepekan terakhir.

Informasi itu didapat dari Dirga, salah satu pengantre di SPBU KS Tubun, saat bertemu awak media. Kata dia, biasanya dirinya mengantre BBM Pertalite di SPBU Tanjung Laut. Hanya saja, sejak sepekan terakhir aktivitas penjualan BBM Pertalite tidak ada.

"Saya pindah ke sini. Ternyata ramai banget juga. Sudah sepekan juga di sana tulisannya BBM Pertalite dalam pengiriman terus," ucap Dirga.

Hendrik Darmawan, warga RT 30 Tanjung Laut, juga menyampaikan hal senada. Menurutnya, kondisi tersebut cukup janggal karena sejumlah SPBU lainnya masih memiliki stok untuk didistribusikan.

"Kok bisa di SPBU Tanjung Laut kosong berhari-hari? Ini ada apa? Jangan sampai ada permainan," katanya. (*)






TINGGALKAN KOMENTAR