•   08 August 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Nelayan Nyerakat Bikin Geger, Dikabarkan Hilang di Laut Ternyata Sembunyi Hindari Utang

Bontang - M Rifki
08 Agustus 2026
 
Nelayan Nyerakat Bikin Geger, Dikabarkan Hilang di Laut Ternyata Sembunyi Hindari Utang Petugas BPBD Bontang dan tim melakukan pencarian di tengah laut. (Ist)

BONTANG – Pencarian seorang nelayan asal Kelurahan Bontang Lestari yang dikabarkan hilang di laut pada Jumat (7/8/2026) berujung mengejutkan.

Bukannya tersesat atau mengalami kecelakaan di laut, nelayan berinisial TA itu justru ditemukan sedang berada di sebuah empang oleh tim pencarian. .

Kepala Pelaksana BPBD Bontang Usman melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik, Ismail, mengatakan TA sengaja bersembunyi dan meminta anaknya membuat laporan seolah-olah dirinya hilang.

Menurut Ismail, aksi tersebut diduga dilakukan karena TA memiliki persoalan utang. Ia memaksa anaknya membuat laporan palsu agar persoalan utang bisa selesai. 

“Dia berbohong. Sengaja minta anaknya buat laporan palsu. Terus warga panik dan mencari korban di tengah laut,” ujar Ismail.

Akibat laporan tersebut membuat petugas BPBD bersama tim penyelamatan bergerak melakukan pencarian. Bahkan petugas sudah berada di tengah laut hampir 5 jam. 

Warga juga ikut turun tangan mencari keberadaan TA. Namun, setelah beberapa waktu, pencarian justru menemukan fakta yang berbeda.

"TA ditemukan sekitar pukul 20.30 Wita. Ia ternyata berada di sebuah empang dalam kondisi selamat," sambungnya. 

Ismail menyebut berdasarkan pengakuan anak TA, sang ayah memang meminta dirinya membuat laporan palsu terkait keberadaan orang tuanya tersebut.

Warga yang mengetahui kejadian itu sempat meluapkan kekesalan kepada TA. Pasalnya, informasi tersebut telah membuat masyarakat panik dan petugas mengerahkan tenaga untuk melakukan pencarian.

“Untuk mengurai masalah itu korban dibawa ke Mapolsek Bontang Selatan untuk diperiksa,” tuturnya.

BPBD Bontang mengingatkan masyarakat tidak sembarangan membuat laporan keadaan darurat, terlebih laporan orang hilang yang tidak sesuai fakta.

Sebab, setiap laporan yang masuk akan ditindaklanjuti petugas dengan mengerahkan personel dan sumber daya untuk memastikan keselamatan korban.

“Kami imbau tidak lagi terulang,” pungkasnya. (*)






TINGGALKAN KOMENTAR