Jasad Pria Ditemukan Mengambang di Sungai Mahakam; Diduga Pencuri yang Lari
Pengangkutan jasad oleh Kepolisian pada Senin (21/9/2026) malam. (Ist)
SAMARINDA - Jasad seorang pria ditemukan mengapung di Sungai Mahakam, kawasan tambatan kapal PT Rezeki Abadi, Jalan Untung Suropati, Kelurahan Karang Asam Ilir, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, Senin (21/9/2026) malam.
Penemuan tersebut terjadi sekitar pukul 21.00 Wita setelah warga mencium bau amis dari arah sungai. Saat diperiksa, warga melihat tubuh seorang pria dalam posisi terlentang di permukaan air.
Jayus (52), warga Gang Kucaka mengatakan, dirinya sempat mengira benda yang terlihat mengapung itu merupakan boneka. Kecurigaan muncul setelah warga melihat bagian tubuh yang menyerupai manusia.
"Saya kira awalnya seperti boneka. Setelah dilihat, ternyata mayat. Tangannya kelihatan," kata Jayus.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi kemudian melakukan pemeriksaan awal. Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dengan ciri rambut gondrong. Saat ditemukan, jasad mengenakan baju abu-abu dan celana pendek putih. Tidak ditemukan kartu identitas maupun KTP pada tubuh korban sehingga identitasnya masih belum diketahui.
Pamapta I Polresta Samarinda Ipda Sofian Adi Cahyono menjelaskan, hasil pemeriksaan awal Tim Inafis belum menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
"Diduga informasi sebelumnya adalah orang yang diduga mencuri kemudian dikejar sampai lari ke sungai," ujar Sofian.
Jasad selanjutnya dievakuasi ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda untuk menjalani pemeriksaan dan proses identifikasi.
Penemuan tersebut turut menjadi perhatian polisi lantaran sehari sebelumnya terdapat laporan seorang pria yang diduga melakukan pencurian di kawasan perusahaan Unit Traktor, Kelurahan Loa Bakung.
Pria tersebut dilaporkan melarikan diri setelah aksinya diketahui warga hingga kemudian menceburkan diri ke Sungai Mahakam pada Sabtu (19/9/2026) malam.
Warga sempat berupaya memberikan pertolongan dengan melemparkan kayu untuk dijadikan pegangan. Namun, jaraknya terlalu jauh. Pencarian kemudian dilakukan bersama petugas dan relawan menggunakan perahu cepat, tetapi pria tersebut belum ditemukan.
Kini, polisi masih mencocokkan ciri-ciri pria yang hilang setelah menceburkan diri ke sungai dengan jasad yang ditemukan di kawasan Sungai Kunjang.
Meski terdapat dugaan keterkaitan, kepolisian belum memastikan bahwa jasad tersebut merupakan pria yang sama yang dilaporkan melarikan diri dengan menceburkan diri ke Mahakam.
Masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga diminta segera melapor kepada Tim Inafis Polresta Samarinda untuk membantu proses identifikasi korban.
"Bagi masyarakat yang kehilangan keluarganya, bisa menghubungi tim Inafis Polresta Samarinda," pungkasnya Sofian.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: