•   30 July 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Kapt Pierre Tendean, RT 02 No 9, Kelurahan Bontang Baru
Kecamatan Bontang, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Pelatihan Diversifikasi Produk dan Pemasaran Online Dorong UMKM Binaan PAMA Naik Kelas

Bontang - M Rifki
29 Juli 2026
 
Pelatihan Diversifikasi Produk dan Pemasaran Online Dorong UMKM Binaan PAMA Naik Kelas Manajemen perusahaan dan pemateri foto bersama para peserta pelatihan.

KUKAR – Sebanyak 17 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan PT Pamapersada Nusantara Jobsite INDO (PAMA INDO) mengikuti pelatihan diversifikasi produk dan pemasaran online di Gedung Indominco Learning Center, Desa Santan Tengah, Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara, Selasa (28/7/2026).

Kegiatan tersebut merupakan kolaborasi PT PAMA INDO dan PT Indominco Mandiri melalui LPB Pama Bessai Berinta bersama Yayasan Astra–Yayasan Dharma Bhakti Astra. Pelatihan ditujukan bagi pelaku UMKM di wilayah binaan, khususnya kawasan Santan yang meliputi Santan Ulu, Santan Tengah, dan Santan Ilir.

Dept Head CSR PT PAMA INDO, Yasser Pramana, mengatakan pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam mengembangkan produk dengan memanfaatkan potensi lokal.

Menurutnya, materi yang disertai praktik langsung diharapkan dapat membantu peserta menghasilkan produk baru yang memiliki nilai tambah dan mampu bersaing di pasar.

"Kami berharap pelatihan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi para pelaku UMKM, khususnya dalam menciptakan produk baru dengan memanfaatkan potensi lokal," kata Yasser.

Selain pelatihan produk, LPB Pama Bessai Berinta juga membuka pendampingan bagi UMKM binaan yang belum memiliki legalitas usaha. Pendampingan tersebut mencakup pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikat Produksi Pangan Industri Rumah Tangga (SPP-IRT), hingga sertifikasi halal.

Koordinator LPB Pama Bessai Berinta, Rifki Maulana, mengatakan peserta diharapkan dapat menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kegiatan tersebut pada usaha masing-masing.

Peserta juga mendapatkan praktik pengolahan buah menggunakan metode Boil Pack. Teknik tersebut diperkenalkan sebagai salah satu metode pengolahan dan pengemasan untuk memperpanjang masa simpan produk.

"Peserta diharapkan dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama pelatihan dan mengembangkan produk olahan berbahan baku buah sesuai dengan potensi daerah," ujarnya.

Pelatihan menghadirkan narasumber dari Raja Olah, Jajang Wahid Rahman dan Henny Nurhayati selaku CEO Founder Raja Olah. Materi yang diberikan mencakup inovasi produk, teknik pengolahan buah dengan metode Boil Pack, serta strategi pengembangan usaha.

Selain itu, peserta juga diperkenalkan dengan pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung kegiatan promosi dan pemasaran digital.

Materi tersebut mencakup pemanfaatan AI untuk membuat konten promosi, menyusun deskripsi produk, mencari ide pemasaran, serta mendukung promosi melalui media sosial dan platform digital.

Melalui kegiatan ini, pelaku UMKM diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dalam mengembangkan produk, mengurus legalitas usaha, serta memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas akses pemasaran. (*)






TINGGALKAN KOMENTAR