•   15 August 2026 -

PT. Borneo Grafika Pariwara

Jl. Mulawarman, Gang Arumbia 1, Kelurahan Bontang Baru,
Kecamatan Bontang Utara, Kota Bontang, Kaltim - 75311

Tak Lagi Langsung ke Dokter, Berikut Alur Layanan Baru di Klinik Bedah Umum RSUD Bontang 

Bontang - Redaksi
01 Agustus 2026
 
Tak Lagi Langsung ke Dokter, Berikut Alur Layanan Baru di Klinik Bedah Umum RSUD Bontang  Pintu gerbang masuk Gedung RSUD Taman Husada Bontang, di Jalan Letjen S Parman, Kelurahan Belimbing, Bontang Barat, Sabtu (1/8). (Dok/Klikkaltim)

BONTANG – Manajemen RSUD Taman Husada Bontang merilis perubahan alur pelayanan, bagi pasien di Klinik Bedah Umum, kini sistem yang diterapkan nurse station, di Lantai 3, Gedung Bengkirai, Sabtu (1/8/2026).

Perubahan ini mulai diterapkan pekan depan, pada Senin (3/8/2026). Diklaim, penerapan sistem tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya rumah sakit pelat merah ini  meningkatkan kualitas pelayanan. Kemudian, memperlancar alur kunjungan pasien. Dan, menciptakan sistem antrean yang lebih tertib dan efisien.

Kepala Bagian Hukum dan Humas RSUD Taman Husada Bontang, Romi Rizka, menuturkan, dalam mekanisme yang baru, pasien tetap dapat melakukan pendaftaran melalui layanan yang tersedia maupun secara langsung di rumah sakit untuk mendapatkan nomor antrean klinik.

Setelah memperoleh nomor antrean, pasien diwajibkan melakukan verifikasi kehadiran melalui rekam sidik jari atau rekam wajah pada mesin klaster yang tersedia di lobi Gedung 1 maupun Gedung Angsana.

Selanjutnya, pasien diarahkan menuju Nurse Station Gedung Bengkirai Lantai 3 sesuai tujuan pelayanan. Di lokasi tersebut, perawat akan memberikan pelayanan awal berdasarkan nomor antrean yang telah tercatat dalam sistem sebelum pasien menjalani pemeriksaan oleh dokter spesialis bedah umum.

Informasi pemanggilan pasien dapat dipantau melalui layar televisi antrean yang tersedia di area klinik. Apabila pasien belum berada di lokasi saat nomor antreannya dipanggil, sistem akan secara otomatis melanjutkan pemanggilan kepada nomor antrean berikutnya.

Pasien yang tidak hadir setelah tiga kali pemanggilan akan dilewati sementara dan pelayanan diberikan kepada antrean berikutnya. Namun, pasien yang nomor antreannya terlewati tetap dapat melakukan konfirmasi kehadiran kepada petugas klinik untuk mendapatkan arahan terkait pelayanan selanjutnya.

“Sistem nurse station diterapkan untuk menciptakan pelayanan yang lebih terstruktur dan memudahkan pasien dalam mengikuti alur pemeriksaan,” kata Romi Rizka saat dikonfirmasi, Sabtu (1/8/2026).

Ia mengatakan, pasien akan melalui tahapan pelayanan yang jelas sejak datang hingga bertemu dokter. Harapannya, masyarakat dapat memahami dan mengikuti mekanisme pelayanan yang baru sehingga proses pemeriksaan berjalan lebih lancar,” ujar.

“Penerapan sistem tersebut juga diharapkan mampu mengurangi waktu tunggu pasien sekaligus meningkatkan kenyamanan selama berada di lingkungan rumah sakit,” tandasnya. 
“Penerapan sistem nurse station merupakan bagian dari pengembangan pelayanan yang berorientasi pada kemudahan akses dan penataan alur pasien di lingkungan rumah sakit,” tandasnya. (Adv)






TINGGALKAN KOMENTAR