Kabel Telkom di Bontang Semrawut hingga Tiang Nyaris Roboh, Walikota Segara Layangkan Surat
Tampak kabel bergantungan di Jalan MH Thamrin, Bontang Utara. (Klik Kaltim)
BONTANG - Wali Kota Bontang Neni Moernaeni akan menyurati provider telekomunikasi dan Perusahaan Listrik Negara (PLN) agar tidak memasang kabel dengan sembarangan.
Kedua instansi itu juga diminta untuk merapikan sisa kabel yang tidak lagi terpakai dan masih menggantung. Teguran preventif ini sebagai upaya pemerintah dalam menjaga estetika kota. Kemudian, juga memberikan rasa aman kepada warga dan pengendara.
"Segera kami buatkan surat ke perusahaan telekomunikasi. Ini untuk menjaga estetika kota," ucap Neni.
Menurut Neni, perusahaan telekomunikasi bisa mulai membersihkan tiang yang menjamur. Terlebih, di satu titik bisa sampai puluhan kabel terpasang dalam satu tiang yang ukurannya tidak begitu besar. Ke depan, pemerintah juga akan melakukan imbauan untuk membuat jaringan bawah tanah.
"Memang biayanya besar. Tapi harus dilakukan. Jangan terus-terusan masang di udara," sambungnya.
Klik Kaltim telah berusaha mengkonfirmasi persoalan ini dengan mendatangi kantor PT Telkom Indonesia Cabang Bontang di Jalan MT Haryono. Hanya saja, pihak Telkom mengaku tak dapat memberikan keterangan karena manajemen yang berwenang sedang cuti.
Sebelumnya diberitakan, bentangan kabel telekomunikasi di Bontang terpantau masih semrawut. Dari pantauan Klik Kaltim, di Jalan KS Tubun, dekat perniagaan tradisional, terdapat satu tiang penuh kabel yang nyaris ambruk dan hanya ditopang oleh tangga darurat.
Kondisi itu pun dikeluhkan Ridwan, warga setempat. Ia mengaku kondisi tiang kabel yang rapuh itu tidak lagi mampu memuat beban yang sudah semakin berat. Bahkan, dalam satu tiang terpantau ada puluhan kabel yang terpasang. Kondisi itu juga terpantau di sepanjang Jalan KS Tubun lainnya.
"Itu ambruk sudah. Tiangnya cuman tahan pakai tangga. Kalau kesenggol terus kabel jatuh, akan bahayakan pengendara," ucap Ridwan.
Ikuti berita-berita terkini dari klikkaltim.com dengan mengetuk suka di halaman Facebook kami berikut ini: